Author Topic: Arti Kata TAQWA  (Read 17968 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Bachtiar Akhmad

  • Glamhoth
  • Posts: 3
    • View Profile
Arti Kata TAQWA
« on: March 23, 2009, 10:06:03 PM »
Salamun Alaikum

Bro sekalian?, nama saya Bachtiar, ada beberapa Hal yang ingin saya tanyakan dan sampaikan kepada penghuni A S, 
Bila kita membaca Al Quran banyak sekali Kata TAQWA disebutkan seperti?dalam Surah

Kitab (al-Qur?an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang  BERTAQWA(QS. 2:2)
Hai manusia, sembahlah Rabb-mu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu BERTAQWA. (QS. 2:21)
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan BERTAQWALAH kepada Allah supaya kamu beruntung. (QS. 3:200)
Hai sekalian manusia, BERTAQWALAH kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan....................... (QS. 4:1)
maka BERTAQWALAH kepada Allah dan taatlah kepadaku. (QS. 26:108)
di surah 26 ini bahkan kata Bertaqwa itu di ulang sampai beberapa kali?.
kemudian ....
Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang BERTAQWA.? (QS. 39:33)
Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mu?min dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat TAQWA dan adalah mereka berhak dengan kalimat TAQWA itu dan patut memilikinya.Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. 48:26)

Sampai pada

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling BERTAQWA di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS. 49:13)

Banyak sekali,  mungkin jumlahnya sampai ratusan atau ribuan kata TAQWA dalam AlQuran,  akan tetapi definisi atau padanan kata yang tepat untuk satu kata masih saya cari?

Setelah saya perhatikan  sayapun menemukan berbagai macam pendapat dan definisi makna dari kata TAQWA ini sbb :

1.   Taqwa berasal dari kata waqa-yaqi-wiqayah yang artinya memelihara.
2.   Taqwa itu berarti takut, tapi tidak persis seperti takut. Katanya sudah ada kata lain di Al Qur?an untuk kata takut, yaitu  ?khasyiya? dan ?khawf?. (Saya sendiri baru tahu hal ini.) Jadi artinya taqwa bukan semata-mata takut.
3.   Taqwa itu mengetahui dengan akal, memahami dengan hati dan melakukan dengan perbuatan..
4.   Ada yang membagi dalam 2 Definisi Taqwa =  1. Hati-hati   2. Meninggalkan yang tidak berguna
5.   Taqwa : merupakan kosekuensi logis dari keimanan yang kokoh yang dipupuk dengan murrukobatullah, merasa takut terhadap murka dan azab-Nya dan selalu berharap atas limpahan karuni dan magfir-Nya.
6.   Taqwa : hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan-larangan-Nya dan tidak kehilangan kamu didalam perintah-perintah-Nya.
7.   Ada yang bilang ; Taqwa terambil dari akar kata yang berarti menghindar. Perintah untuk bertaqwa berarti perintah untuk menghindarkan siksa dan ancaman Allah.
8.   Taqwa adalah sikap abstrak yang tertanam dalam hati setiap muslim, yang aplikasinya berhubungan dengan syariat agama dan kehidupan sosial. Seorang muslim yang bertaqwa pasti selalu berusaha melaksanakan perintah Tuhannya dan menjauhi segala laranganNya dalam kehidupan ini.

9.   Dan lain-lain,  berbagai persepsi orang tentang makna arti kata TAQWA secara pas dalam Al Quran..

Belakangan ini saya mencoba mencari pehaman arti kata ini, karena saya yakini pasti ada makna yang lebih Mudah untuk difahami?.
Akhirnya dengan perasaan,  yang jujur saja masih ada sedikit Keraguan dan khawatir dihati saya, saya  mengambil kesimpulan bahwa Seluruh kata TAQWA dalam Al Quran berarti : SADAR / MENYADARI

Kemudian kata TAQWA ini  saya coba ?Find and Replace? di dalam Al Quran Words saya, saya ganti dengan SADAR / MENYADARI?
hasilnya memang cukup mengagetkan....

Bro Sekalian..,  jujur saja saya merasakan kata ?SADAR? ini hampir tepat, tapi saya masih khawatir keliru,  karena penguasaan akan bahasa Arab saya yang masih minim?.?. apaplagi contoh2 diatas kata Taqwa diartikan jauh dari pengertian saya...
Jadi pada kesempatan ini saya minta sumbang saran dan pemikiran dari anda yang mungkin bisa menguraikan...dan lebih ahli disini.

SADAR / MENYADARI saya definisikan dengan "orang yang SADAR dan MENYADARI akan segala tindakan, ucapan, fikirannya, gerak hati,  termasuk Sadar dan Menyadari saat ajal tengah Menjemputnya."

Mohon tanggapan dan koreksinya

Salaam mualaikum Bima Shabartum

- Bachtiar -









tlihawa

  • Guest
Re: Arti Kata TAQWA
« Reply #1 on: March 23, 2009, 10:49:45 PM »
Salam,
menarik sekali! Bisa dibagikan Quran Word-nya? saya juga mau melakukan find and replace ttg kata takwa itu.

-Taufiq


Offline arista

  • Nogoth
  • **
  • Posts: 142
    • View Profile
Re: Arti Kata TAQWA
« Reply #2 on: March 24, 2009, 04:52:01 PM »
Salam,

Apa yang saya pahami dengan kata Taqwa adalah seperti yang ditulis oleh Dr.Shabbir yang ternyata juga sama persis dgn yang dipahami oleh Quraish Shihab

Copy paste ya in english...

Taqwa is usually translated as: Righteousness, goodness, avoiding evil, God-consciousness, warding off evil, piety, fearing God, doing good etc.

Now a non-Muslim, or even a bright Muslim youngster may ask, ?Well, the Qur?an in the very beginning claims that it is a guidance for the righteous, the God-conscious, he who wards off evil, the pious, he who fears God, one who does good works. But, why should such people need any guidance??

The answer lies in the Quraish dialect that describes Taqwa as walking in security, like someone who strolls through a garden but watches his garment against getting entangled in bushes and thorns. All of a sudden the verse now makes beautiful sense, that the Qur?an is a Guide to those who wish to journey through life in honor and security.

Sadar memang hampir tepat karena orang yang bertakwa memiliki arti yang sama dengan orang yang sadar bahwa dia BUTUH petunjuk, tidak mau trial error, tidak perlu kesasar, tidak perlu takut dsb... dan dalam kasus ini berarti butuh Allah dan petunjukNya... Dengan kata lain takwa BUKAN tingkatan seseorang setelah melakukan hal2x ini itu, ritual ini itu seperti yang sebagian besar orang islam pahami..

Offline isa

  • Peredhil
  • ***
  • Posts: 317
    • View Profile
Re: Arti Kata TAQWA
« Reply #3 on: March 24, 2009, 06:41:08 PM »
Taqwa- (Wau-Qaf-Ya).

Waqa bermakna melindungi sesuatu, memelihara dan melindunginya dari berbagai hal yang membahayakan dan merugikan. Itulah maka, ketika seekor kuda melakukan langkahnya dengan sangat hati-hati, baik karena tidak adanya tapal kuda, atau karena adanya luka-luka atau adanya rasa sakit atau tanahnya yang sangat kasar, orang-orang Arab biasa mengatakan Waqal Farso Minul Hafa (Taj).

Wiqaya berarti suatu bahan pengawet (Lane).

Sarjun Waqin adalah pelana yang sesuai dengan punggung kuda dan tidak menyakiti si kuda (Lane).

Waqin telah digunakan di dalam Al-Quran untuk seseorang yang melindungi, atau penjaga (13:37).

Pada ayat 2:24 telah digunakan dengan kata ?lindungi dirimu dari api"- Fattaqun Nar.

Ittaqullah telah digunakan di dalam Al-Quran berkali-kali dan bermakna memelihara Hukum Ilahiyah, mengikutinya, hidup menurut bimbingan Ilahiyah, dan tetap selaras dengan Hukum ini.

Pada ayat 5:2 Taqwa telah digunakan sebagai lawan kata Udwan, yang berarti penentangan dan pemberontakan. Dengan demikian maka taqwa juga berarti mematuhi dan mengikuti Hukum Allah.

Ayat 3:102 menjelaskan lebih lanjut dengan mengatakan bahwa, ?Wahai Jama?at-Ul-Momineen, ikuti Hukum Allah dengan semangat yang benar?.

Ayat 26:90-91 kata Ghawiin telah digunakan berhadapan dengan kata Muttaqiin. Ghawiin adalah mereka yang telah meninggalkan Hukum Ilahiyah dan memakai jalan lain yang berbeda.

Pada ayat 38:28, Al-Fujjaar telah digunakan sebagai lawan kata Muttaqiin. Fajir adalah orang yang telah melanggar pola teladan hidup yang telah dirancang sesuai dengan hukum Allah. Jadi Muttaqi adalah seseorang, yang mempunyai kepribadian yang tetap menyatu dan selaras dengan Hukum Allah.

Ayat 91:8 adalah sangat penting karena menjelaskan proses pengintegrasian dan juga disintegrasi kepribadian manusia. Kedua kualitas pribadi ini dibangun dalam Nafs atau kepribadian seseorang. Fa-Alhamaha Fujuuraha wa Taqwaaha. Maka terserah kepada seseorang untuk berkembang, berintegrasi dan mengkristalkan kepribadiannya dengan mengikuti Hukum Allah, atau memilih kehancurkan.

Surah Muhammad menyatakan bahwa ada sebagian orang yang mengikuti ambisi, perasaan atau keinginan mereka sendiri, dan sebagian yang lain mengikuti Hukum Allah- kategori yang kedua inilah yang mendapatkan atau mencapai Taqwa mereka (47:17) Ataahum taqwaahum.

Oleh karena itu Muttaqiin adalah orang-orang yang menjauhi berbagai hal yang berbahaya bagi pribadi mereka, dengan cara tetap selaras dengan Hukum Allah, dan dengan begitu mereka akan mendapatkan pribadi yang berkembang. Oleh karena itu, salah satu cara agar tetap aman dari bahaya yang dihasilkan oleh kekuatan yang bersifat merusak adalah dengan tetap selaras dengan Hukum Ilahiyah.

Pembuka ayat Al-Quran menyatakan bahwa Kitab ini menyediakan bimbingan hanya bagi mereka yang mengikuti Hukum Allah dan menjauhi perangkap dan ?semak berduri? belantara kehidupan.Tetapi jika seseorang berjalan pada jalur yang berbahaya secara sadar dan bebas, maka tidak ada gunanya mengingatkan dia atau memberi tahu dia arah yang benar. Ia tidak akan pernah mendengarkan peringatan atau menerima nasihat yang benar (2:6).

Kita harus mempelajari secara hati-hati dan melihat kapan kata ini telah digunakan dengan makna melindungi dirinya atau menjauhi (sesuatu agar tetap aman), dan kapan kata ini telah digunakan dengan makna mengikuti Hukum Allah. Sebagai contoh pada ayat 2:201 ?Waqinaa Adzaaban-Naar", pada ayat 66:6 ?Quu Anfusakum? atau pada ayat 59:7 dan 40:9, kata tersebut telah digunakan dengan maksud melindungi dirinya. Tetapi pada ayat 59:7 ?Wattaqullah? tidak akan berarti ?jauhi Allah?. Kata ini bermakna, sebagaimana diterangkan di atas, yaitu mematuhi Hukum Allah dan tidak melanggarnya. Hal ini disebut Taqwa. Dan siapapun yang paling patuh dalam menjalankan Hukum ini adalah yang paling pantas mendapatkan penghargaan dalam pandangan Allah (49:13).

Offline sayang

  • Elandili
  • ****
  • Posts: 590
    • View Profile
Re: Arti Kata TAQWA
« Reply #4 on: March 24, 2009, 08:07:01 PM »
Salamun Alaikum

Bro sekalian?, nama saya Bachtiar, ada beberapa Hal yang ingin saya tanyakan dan sampaikan kepada penghuni A S, 
Bila kita membaca Al Quran banyak sekali Kata TAQWA disebutkan seperti?dalam Surah

Kitab (al-Qur?an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang  BERTAQWA(QS. 2:2)
Hai manusia, sembahlah Rabb-mu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu BERTAQWA. (QS. 2:21)
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan BERTAQWALAH kepada Allah supaya kamu beruntung. (QS. 3:200)
Hai sekalian manusia, BERTAQWALAH kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan....................... (QS. 4:1)
maka BERTAQWALAH kepada Allah dan taatlah kepadaku. (QS. 26:108)
di surah 26 ini bahkan kata Bertaqwa itu di ulang sampai beberapa kali?.
kemudian ....
Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang BERTAQWA.? (QS. 39:33)
Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mu?min dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat TAQWA dan adalah mereka berhak dengan kalimat TAQWA itu dan patut memilikinya.Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. 48:26)

Sampai pada

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling BERTAQWA di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS. 49:13)

Banyak sekali,  mungkin jumlahnya sampai ratusan atau ribuan kata TAQWA dalam AlQuran,  akan tetapi definisi atau padanan kata yang tepat untuk satu kata masih saya cari?

Setelah saya perhatikan  sayapun menemukan berbagai macam pendapat dan definisi makna dari kata TAQWA ini sbb :

1.   Taqwa berasal dari kata waqa-yaqi-wiqayah yang artinya memelihara.
2.   Taqwa itu berarti takut, tapi tidak persis seperti takut. Katanya sudah ada kata lain di Al Qur?an untuk kata takut, yaitu  ?khasyiya? dan ?khawf?. (Saya sendiri baru tahu hal ini.) Jadi artinya taqwa bukan semata-mata takut.
3.   Taqwa itu mengetahui dengan akal, memahami dengan hati dan melakukan dengan perbuatan..
4.   Ada yang membagi dalam 2 Definisi Taqwa =  1. Hati-hati   2. Meninggalkan yang tidak berguna
5.   Taqwa : merupakan kosekuensi logis dari keimanan yang kokoh yang dipupuk dengan murrukobatullah, merasa takut terhadap murka dan azab-Nya dan selalu berharap atas limpahan karuni dan magfir-Nya.
6.   Taqwa : hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan-larangan-Nya dan tidak kehilangan kamu didalam perintah-perintah-Nya.
7.   Ada yang bilang ; Taqwa terambil dari akar kata yang berarti menghindar. Perintah untuk bertaqwa berarti perintah untuk menghindarkan siksa dan ancaman Allah.
8.   Taqwa adalah sikap abstrak yang tertanam dalam hati setiap muslim, yang aplikasinya berhubungan dengan syariat agama dan kehidupan sosial. Seorang muslim yang bertaqwa pasti selalu berusaha melaksanakan perintah Tuhannya dan menjauhi segala laranganNya dalam kehidupan ini.

9.   Dan lain-lain,  berbagai persepsi orang tentang makna arti kata TAQWA secara pas dalam Al Quran..

Belakangan ini saya mencoba mencari pehaman arti kata ini, karena saya yakini pasti ada makna yang lebih Mudah untuk difahami?.
Akhirnya dengan perasaan,  yang jujur saja masih ada sedikit Keraguan dan khawatir dihati saya, saya  mengambil kesimpulan bahwa Seluruh kata TAQWA dalam Al Quran berarti : SADAR / MENYADARI

Kemudian kata TAQWA ini  saya coba ?Find and Replace? di dalam Al Quran Words saya, saya ganti dengan SADAR / MENYADARI?
hasilnya memang cukup mengagetkan....

Bro Sekalian..,  jujur saja saya merasakan kata ?SADAR? ini hampir tepat, tapi saya masih khawatir keliru,  karena penguasaan akan bahasa Arab saya yang masih minim?.?. apaplagi contoh2 diatas kata Taqwa diartikan jauh dari pengertian saya...
Jadi pada kesempatan ini saya minta sumbang saran dan pemikiran dari anda yang mungkin bisa menguraikan...dan lebih ahli disini.

SADAR / MENYADARI saya definisikan dengan "orang yang SADAR dan MENYADARI akan segala tindakan, ucapan, fikirannya, gerak hati,  termasuk Sadar dan Menyadari saat ajal tengah Menjemputnya."

Mohon tanggapan dan koreksinya

Salaam mualaikum Bima Shabartum

- Bachtiar -
Saya setuju apa yang di katakana oleh Bachtiar itu , bahwa arti TAQWA itu SEDAR/MENYEDARI .
Maka berartilah ayat di bawah ini :
[2:2] kitab (quran) ini tidak ada keraguan padanya , petunjuk bagi mareka yang SEDAR/MENYEDARI .

Perkataan SADAR/MENYEDARI , kalau sesaorang itu sedar , bahwa dia di jadikan oleh tuhan lalu dia berhati-hati dalam perjalanan hidupnya sepaya tidak ada kesalahan di dalam peraturan tuhan , lalu dia akan ambil pertunjuk Quran , sebagai panduan hidupnya .

Kalau di artikan TAKUT , Maka ayat tadi berarti bagini :
[2:2] kitab (quran) ini tidak ada keraguan padanya , petunjuk bagi mareka yang TAKUT .
Perkataan TAKUT ini , kalau sesaorang itu TAKUT tentu dia hidup tidak tentu kehaluannya . seperti orang Takut kepada sesaorang umpamanya , tentu dia hidup dalam ketakutan yang tidak menentukan kemana yang ia handak berlindung ?

Dan bagitu juga , kalau sesaorang itu terlalu takut kepada tuhan , tentu kepercayaannya tidak menentu mana yang benar , lalu dia mengikut apa orang kata , dan dia tidak mengambil perduli daripa apa yang ada petunjuk di dalam quran , karena dia takut , sebab ada orang kata , ?kalau kita ikut quran semata-mata di hokum kafir?

Maka dengan sebab itulah mareka yang takut kepada tuhan ini , kepercayaannya sekali bagitu dan sekali begini , contuhnya , sekali dia kata , ?sunat membaca usalli? di permulaan sembahyang , karena ada orang kata , ?sunat dapat pala? , dan sekali yang lain pula dia kata , ?bid?ah membaca usalli? karena ada orang kata , ?bid?ah dapat dusa? , dan pada kali yang lain pula dia kata , ?buleh baca usalli dan boleh tidak? karena ada orang kata bagitu ?

Ada pun orang-orang yang SEDAR/MENYEDARI , bahwa dia di jadikan oleh tuhan bukan oleh manusia , maka dia cari apa kata dalam quran , tentang mengikut orang , lalu dia akan jumpa ayat di bawah ini :
[6:116] jika kamu mengtaati kebanyakkan orang di bumi , mareka akan menyesatkan kamu daripada jalan allah , mareka mengikuti hanya sangkaan , semata-mata .
Maka paham lah dia tentan kedudukan orang-orang yang mengikut orang banyak ?.

Offline Bachtiar Akhmad

  • Glamhoth
  • Posts: 3
    • View Profile
Re: Arti Kata TAQWA
« Reply #5 on: April 02, 2009, 04:08:22 PM »
Salam..

Terima kasih saudaraku sekalian...

tanggapanya begitu mencerahkan ......
Saya belum menarik kesimpulan permanen dari thread ini, tapi untuk sementara saya sudah dapat menangkap bahwa Arti "Taqwa" dalam Al Quran secara singkat bisa dimaknai "Sadar/Meyadari ( akan Hukum Allah)", itulah Arti Taqwa yang bisa saya simpulkan setidaknya untuk saat ...

Salam

Bachtiar

Offline MagicOPromotion

  • Glamhoth
  • Posts: 5
    • View Profile
Arti Kata TAQWA
« Reply #6 on: June 01, 2009, 03:30:28 AM »
Islam tidak menerima mereka2 yg murtad kerana mereka ini adalah pengkhianat kepada agama. Kalau pengkhianat negara seperti komunis boleh dibunuh, apatah lagi pengkhianat kepada agama.

tak perlu menilai apa kata org. kerana agama Islam dan syariatnya sentiasa kukuh walaupun tanpa sokongan majoriti. Ibaratnya, Islam seumpama kapal yg membelah banjir yg besar. Sesiapa yg nak naik, dia terselamat. Sesiapa yg menolak utk naik, tidaklah akan menyebabkan kapal itu karam.

Oleh itu, jika manusia nak selamat, berpeganglah pada Islam. Manusia akan mulia dgn Islam. Bukannya Islam akan bertambah mulia dgn ramainya penganut.
_______
=== XRumer 5.0 Palladium RULEZ! ===

Offline The Watcher

  • Administrator
  • Mith'quessir
  • *********
  • Posts: 1228
  • Tidak ada kata ada kalau tidak ada kata tidak ada
    • View Profile
Re: Arti Kata TAQWA
« Reply #7 on: September 16, 2010, 08:18:22 PM »
Salam

Mohon pencerahan

Dalam [5:27] salah satu anak Adam dikisahkan tidak diterima kurbannya, sementara kurban anaknya yang lain  (yang satunya lagi) diterima lalu dijelaskan diterimannya kurban tersebut karena anak ini sadar/menyadari hukum Allah ! apakah bisa dipastikan anak yang satu lagi tidak sadar/menyadari ((takwa/almutaqina) hukum Allah?




Offline The Watcher

  • Administrator
  • Mith'quessir
  • *********
  • Posts: 1228
  • Tidak ada kata ada kalau tidak ada kata tidak ada
    • View Profile
Re: Arti Kata TAQWA
« Reply #8 on: September 17, 2010, 09:47:25 PM »
Yang saya temukan bahwa kalau takwa diartikan sadar dan menyadari hukum Allah kurang tepat karena jelas dilarangnya kemudian manusia membunuh manusia baru setelah kejadian dua anak adam ini! Kalau anak adam yang membunuh tidak sadar/tidak menyadari hukum Allah sementara hukumnya belum ada bagaimana jadinya ya?

Akankah lebih mendasar jika takwa bisa bermakna sadar atau menyadari akan persaksian dirinya di hadapan Allah seperti disinggung [7:172], ini ada hubungan juga dengan [91:8] dimana setiap jiwa diberikan pengetahuan tentang apa yang benar dan yang tidak dari awal. Dan pengaitan ini kuncinya awalnya "saya rasa" ada di kisah Adam ketika diciptakan?

mohon pencerahan...

Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: Arti Kata TAQWA
« Reply #9 on: September 18, 2010, 05:14:48 AM »
Yang saya temukan bahwa kalau takwa diartikan sadar dan menyadari hukum Allah kurang tepat karena jelas dilarangnya kemudian manusia membunuh manusia baru setelah kejadian dua anak adam ini! Kalau anak adam yang membunuh tidak sadar/tidak menyadari hukum Allah sementara hukumnya belum ada bagaimana jadinya ya?

Hukum/ketetapan telah ada sejak manusia diciptakan. Hukum/ketetapan telah dibenam dalam setiap jiwa manusia. Tanpa membaca Alkitab dan tanpa diajar, orang sudah tau jika membunuh adalah tidak boleh.

Quote
Akankah lebih mendasar jika takwa bisa bermakna sadar atau menyadari akan persaksian dirinya di hadapan Allah seperti disinggung [7:172], ini ada hubungan juga dengan [91:8] dimana setiap jiwa diberikan pengetahuan tentang apa yang benar dan yang tidak dari awal. Dan pengaitan ini kuncinya awalnya "saya rasa" ada di kisah Adam ketika diciptakan?

Berdasarkan 2.177, saya memahami bahwa takwa = iman + amal saleh.

Offline The Watcher

  • Administrator
  • Mith'quessir
  • *********
  • Posts: 1228
  • Tidak ada kata ada kalau tidak ada kata tidak ada
    • View Profile
Re: Arti Kata TAQWA
« Reply #10 on: September 18, 2010, 08:19:05 AM »

Quote
Hukum/ketetapan telah ada sejak manusia diciptakan. Hukum/ketetapan telah dibenam dalam setiap jiwa manusia. Tanpa membaca Alkitab dan tanpa diajar, orang sudah tau jika membunuh adalah tidak boleh

ini salah satu maksud yang disinggung  dari 91:8. Menurut saya Hukum dasar untuk berbuat baik telah diilhamkan/dimasukan ke dalam jiwa, hanya saja pada saaat itu Manusia belum ada keterangan jelas sehingga perlu didekritkan untuk keturunan manusia di kemudian hari? Contoh ketika lahir sudah dibawa ilham kebaikan dan kefasikan hanya kita perlu juga membaca Firman Allah untuk menerangi kitab yang di ada di hati? Bukankah Bacaan itu sebagai penerang?

Quote
Berdasarkan 2.177, saya memahami bahwa takwa = iman + amal saleh.

betul juga, karena kata "iman" dan "saleh" mewakili juga semua definisi yang sudah dijelaskan diatas. Dan kata "iman" juga mewakili apa yang disinggung di 7:172 dan "saleh" sebagai konsekuensi mengikuti ilham yang baik. Definisi dari suatu kata di Al-Qur'an sangat luas sekali karena berkaitan dengan kata kata lain! Makna ini bisa berubah mengikuti hati manusia terhadap keadaan yang dilihat dan dirasakannya sepanjang zaman. Ini juga menurut saya kenapa Al-Qur'an tidak akan habis oleh waktu. Terjemahan secara literal saya rasa tidak cukup tanpa mengaitkan makna yang terkait dengan kata kata lain?