Cerita bangau
Bangau oh bangau , mengapa kamu muram ?
Mengapa aku tak muram , ikan tak timbul .
Inkan oh inkan mengapa kamu tak timbul ?
Mengapa aku tak timbul rumput panjang .
Rumbut oh rumbut mengapa kamu panjang ?
Mengapa aku tak panjang kerbau tak makan aku .
Kerbau oh kerbau mengapa kamu tak makan rumput ?
Mengapa aku nak makan rumput , tuan ku tambat aku .
Tuan oh tuan mengapa tambat kerbau ?
Mengapa tak tambat kerbau , aku sakit perut .
Perut oh perut mengapa kamu sakit ?
Mengapa aku tak sakit makan nasi? mentah .
Nasi? oh mansi? mengapa kamu mentah ?
Mengapa aku tak mentah hujan turun menimpa aku .
Hujan oh hujan mengapa kamu turun ?
Mengapa aku tak turun katak memanggil aku .
Katak oh katak mengapa angkau panggil hujan ?
Mengapa aku tak panggil hujan ular nak makan aku .
Ular oh ular mengapa angkau nak makan katak ?
Mengapa aku tak makan kata , karena katak adalah makanan ku .
Wah semua benda boleh cakap

?
=======
Cerita katak
Katak biasanya tinggal di bawah tepurun , pada suatu hari dia terkeluar dari tepurunnya , dia berkata , ? ah ? luasnya dunia ini ? ,
lalu dia melihat ayam makan nasi? yang di tabor oleh tuannya . Katak berkata : ? ah baik aku jadi ayam tiyap-tiyap hari di beri makan oleh tuannya ?
kamadian datang sekur anjin , lalu salak hok , hok , ayam pun lari dan anjin itu pun makan nasi? ayam tadi . katak pun berkata : ? kalau gitu baik aku jadi anjin ?
kamdian , datang seorang saudagar , hamper dengan anjin , lalu anjin itu salak hok , hok , saudagar itu pukul anjin itu dengan tungkatnya , anjin pun menjerit ken-ken sambil lari . kata berkata , ? baik aku jadi saudagar ?
kamadian , datang saorang tuk ca/tuk sami , hamper dengan saudagar tadi , lalu saudagar itu cabut ketupinya dan menyusun jari sepuloh menyembah tuk ca itu . kata katak ? baik aku jadi tuk ca ?
kamadian , tuk ca berjalan-jalan di tepi ca/air kotor , di situ banyak lalat , tuk ca itu pun lari kelalat itu , katak berkata ? baik aku jadi lalat ?
kamadian lalat itu berterbangan karena takut kepada tuk ca tadi , akirnya hinggap lah saikur lalat tadi betul-betul di batang hidung katak , kamadian katak pun mulai menhulurkan lidahnya yang panjan itu , kepada lalat yang hinggap di batang hidungnya itu , lalat itu melekat di lidahnya , katak pun mulai tarik lidahnya itu kedalam mulutnya lalu ia telan lalat itu dengan senang . lalu ia berkata ? baik lah jadi aku , karena lalat yang hibat itu pun dapat di telan oleh aku ?
akirnya katak pun melumpat-lumpat dengan gembiranya , karena dialah yang paling hibat sekali di dunia ini ?
=========
Cerita belut
Sedap (enak) belut pisang = kalau kena cara-cara
Kita gula(masak) petang-petang = makan malam baru selira
Tanak nasi? beras usang = ulang(sayuran) budu (sambal) picik lada(cabai/cili)
Kalau makan musim hujan = makan dua orang peluh tak terasa
Kalau orang betina(cewek) = tak biasa makan belut
Makan sekali nak makan selama = kadang-kadang tak boleh duduk
Tumis(guring) taruh lada = picik asam limau purut
Orang lalu tak terasa = sampai peluh cerut-certu
Orang betina hak perut besar(mengandung) = patuk makan tiap-tiap malam
Jadi ubat jadi penawar = ubat gatal ubat sakit pinggang(pigo)
Sedap pada gula = tumbuk garam kita panggang
Tapi patang sebetar = orang lepas beranak dia tidak boleh makan
Tapi belut sungguh pelek(aneh) = rupa seperti ular
Ada panjan ada pindik = ada kecil ada besar
Kita pegang rasa lembit = keras bila dia gelempar
Belut suka duduk dalam air = gali lubang kalau musim kemarau ?
=======
Cerita pacat
[/b]
Petang-petang hujan turun lebat ,
Pergi kepadang tingut dikir barat ,
Ruput panjan tanah lebab ,
Beringat kak we takut ada pacat ,
Dalam seluar dalam baju dalam dia pun higap ,
Dara bujan bini orang pun ia kerabat (naik keatas ) ,
Sebut kata pacat, serupa dengan litah ,
Kaki tangan melekat , serupa lumur getah ,
Dan ketik/gigit pacat , yang tak biasa rasa dugar nak mutah ,
Kebanyakan dia ketik/gigit tempat luka dah ,
Pacat litah, orang panggil kata maklok ,
Pelek beda?ah , lepas galak kenyang menuduk ,
Dia isap darah , dia tak makan nasi? pulut ,
Dia tak de telinga tak de mata tapi ada mulut ,
Pacat bukit , orang panggil kata pacat mau ,
Ketik/gigit sakit , parut dia bekas lama ,
Peringat adik , takut pacat ketik kedemo ,
Dan ketik adik , heh heh tak puas menyawa ,
Pacat mau , dia tak serupa dengan pacat kampong ,
Ketik betina dia cari hak golek pungung ,
Dan ketik kedia selagi tak kenyang dia tak turun ,
Ketik lama-lama hak perut kepeh nak jadi kebong .