Author Topic: waktu dan nama sholat  (Read 6538 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline sayang

  • Elandili
  • ****
  • Posts: 590
    • View Profile
waktu dan nama sholat
« on: May 29, 2007, 10:17:35 PM »
Sebelumnya terlebih dulu baca di sini
Waktu dan Nama Shalat
Awal sekali kita harus tahu kapan waktu-waktu shalat itu. Allah menetapkan ada 3 waktu shalat bagi manusia dalam sehari semalam.
"Dan lakukanlah shalat pada dua tepi siang, dan pada awal malam." (11:114)

Fajar
Tepi siang yang pertama adalah pada awal hari (pagi), Shalat pada waktu ini dinamakan shalat Fajar (24:58).

Waktu fajar berawal ketika ?dengan hanya mengandalkan cahaya alam?kita sudah dapat membedakan benang putih dari benang hitam.
"...Makan dan minumlah sampai jelas bagimu benang putih dari benang hitam, pada fajar..." (2:187)

Waktu fajar ini berlangsung sekitar 30 menit sampai kemudian cahaya alam menjadi terang benderang menandakan telah terbitnya matahari.

Di samping ibadah shalat, Allah menyuruh kaum muslim untuk mengkaji Al-Qur'an pada waktu fajar.
"... dan bacaan (qur'an) fajar; sesungguhnya bacaan fajar disaksikan." (17:78)

Wustha
Tepi siang yang kedua adalah pada akhir hari (petang), shalat pada waktu ini dinamakan shalat Wustha (2:238). Kita biasa mengenal waktu ini dengan istilah "maghrib."

Rentang waktu shalat Wustha adalah sekitar 30 menit sampai kemudian kegelapan malam datang menutupi.
"Lakukanlah shalat dari terbenam matahari sampai kegelapan malam..." (17:78)

Isya
Shalat pada awal malam dinamakan shalat Isya (24:58).

Allah di dalam surat 73:20 telah menetapkan pembagian waktu malam sampai 3 bagian. Karenanya dapat ditarik kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan awal malam adalah rentang 1/3 pertama dari malam. Sebagai ilustrasi, apabila kita hitung bahwa malam dimulai pada pukul 06.30 malam dan berakhir pada pukul 05.00 esok fajar, maka lamanya waktu malam dalam 10,5 jam.

Dengan perhitungan ini berarti satu bagian malam adalah 10,5 jam dibagi 3, yaitu 3,5 jam. Maka rentang waktu untuk shalat Isya dalam ilustrasi ini adalah 3,5 jam pertama dari malam yaitu pukul 06.30 sampai dengan pukul 10.00 malam.
Duluki Syamsi
Pada redaksional asli surat 17:78 di atas terdapat frasa "duluki syamsi" yang kemudian diterjemahkan sebagai "terbenam matahari." Pada versi terjemahan yang lain frasa tersebut diartikan "tergelincir matahari."

Apabila kita mengecek kepada kamus ataupun Lexicon, kedua penterjemahan tersebut di atas sama-sama dianggap benar. Namun apabila kita memperhatikan lanjutan frasa tersebut yaitu "sampai kegelapan malam" maka akan diketahui bahwa ayat tersebut sedang berbicara tentang rentang waktu sebuah shalat yang dilakukan menjelang malam.

Waktu menjelang malam ini berkaitan dengan shalat pada tepi hari ke dua (petang) sebagaimana disebutkan surat 11:114, sehingga "duluki syamsi" pada surat 17:78 di atas lebih tepat diartikan sebagai "terbenam matahari."
Nama-Nama Lain
Walaupun nama-nama lain yang umum digunakan untuk shalat seperti 'shubuh' yang berarti 'pagi,' 'dzuhur' yang berarti 'tengah hari,' 'ashar' yang berarti 'masa/ waktu,' dan 'maghrib' yang berarti 'Barat' tercantum di dalam Al-Qur'an, tidak satupun dari nama-nama tersebut yang berhubungan dengan shalat ataupun dengan waktu shalat.

Tentang waktu zuhur dan ashar dua ayat berbunyi :

30:17. Maka Allah disanjung, waktu kamu berpetang, dan waktu kamu berpagi.

30:18. Bagi-Nya segala puji di langit dan di bumi, pada waktu petang dan waktu zuhur kamu.

Dua ayat tersebuh tidak di sebut nama-2 sholat , maka pada pendapat saya , bukan sholat yang dimaksudkan , tetapi menyanju dan memujinya pada waktu-2 tersebut itu .

Bagi saya , waktu sholat hanya di tetapkan dalam ayat 11:114 yaitu dua tepi siang dan awal malam .
Sekiranya di anggap amalan itu sebagai bertasbih kepada waktu zuhur dan ashar , maka wudhu? tidak di lakukan . wudhu? hanyalah untuk sholat . tidak untuk yang lain.

Memang ada yang berpendapat bahwa waktu sholat itu , adalah 4,5,dan 6 waktu , ini semua berpunca dari terjemahan ayat-2 quran menurut pahaman masing-2
Apakah salah satu dari terjemahan mareka salah menterjemahkan ?
Kalau fakta membawa bukti bahwa para ahli pun mempunyai fikiran masing-2 dalam menerjemahkan apa yang mereka dapat dari quran , bagitu juga dengan kita ?

Quran bukan bahasa kandung kita . apakah yang salah menerjemahkan kitab allah ?
Apakah mareka berdusa walau tetap melandaskan keimanan serta tunduk dan patuh akan kebesarannya dan di cap sebagai gulungan kafirun ?

Mungkin yang paling tahu jawaban ini secara pekara alam ghaib adalah kaum ahlis sunnah , yang kerap mendahului dan mengganti hggi sebagai hakim ..lihat kisah Adam dan Iblis

sholat jumaat atau sholat pada hari berkumpul ?
Pada "hari berkumpul" yang dimaksudkan itu terdapat jual beli, perdagangan atau hiburan. Dewasa ini, di tempat kita, hari tersebut boleh diertikan kepada hari pasar malam, hari pertandingan bola sepak atau permainan lain, hari Fun Fair, hari pertunjukan pentas seperti konsert, dan sebagainya, di mana pada hari mereka dijalankan, manusia akan berkumpul dari petang hingga ke malam. Pada masa itu juga terdapat satu atau dua waktu solat yang wajib dilaksanakan.
Ayat 62:9 mengandungi hanya satu perkataan jum'ati. Perkataan itu juga adalah satu-satunya yang terdapat di dalam seluruh surah tersebut. Ia bermaksud, sama ada Jumaat (seperti yang lazim ditafsirkan) atau berkumpul atau jemaah.
Oleh kerana itu, sekiranya perkataan tersebut diertikan kepada Jumaat maka ia bukan berkumpul atau jemaah. Dan sebaliknya, jika ia diertikan kepada berkumpul atau jemaah pula, maka ia bukan Jumaat.
Bagi kami, frasa solaati min yaumi -ljum'ati bererti seperti berikut:
solaati = solat
min = daripada/pada
yaumi = hari
-ljum'ati = berkumpul
Seperkara lagi yang menarik perhatian ialah dalam ayat 62:11 yang disebut di atas, Nabi didapati bersolat seorang diri:
"Tetapi apabila mereka melihat perdagangan atau hiburan, mereka menyuraikan diri kepadanya, dan mereka meninggalkan kamu berdiri (seorang diri)."
Maka dapat difahamkan lagi iaitu sahabat-sahabat baginda yang bersamanya pada hari itu pun turut menyuraikan diri lalu pergi kepada perdagangan atau hiburan dan meninggalkan baginda berdiri di belakang keseorangan untuk melakukan solat.

sholat tahjud
mengenai ayat 17:79 perkataan sholat tahjud tidak wuju di dalam ayat asalany sila ruju? ayatnya :

17:79. Dan untuk malam, pada sebahagiannya, berjaga-jagalah dengannya sebagai amalan tambahan bagi kamu; mudah-mudahan Pemelihara kamu membangkitkan kamu kepada sebuah medan yang terpuji.
tentang amalan tampahan di waktu malam iyalah membaca quran . firmannya :
73:1. Wahai kamu yang berselimut,
73:2. Berjaga-jagalah pada waktu malam, kecuali sedikit,
73:3. Separuh daripadanya, atau mengurangkan sedikit,
73:4. Atau menambahkan sedikit, dan bacalah al-Qur?an dengan bacaan sebenar.
73:5. Sesungguhnya Kami akan melemparkan kepada kamu ucapan yang berat.
73:6. Sesungguhnya bahagian pertama malam lebih berat dalam pijakan, dan lebih tegak dalam ucapan.
73:7. Sesungguhnya pada siang hari kamu ada pekerjaan yang panjang.

sembahyang mait
tidak ada sembahyang mait didalam quran malaikan di hadis .
mengenai memandi dan mengkapani tidak ada salah karena tidak ada kaitan dengan agama , hanya panghurmatan semata boleh di lakukan atau tidak.

Orang yang sudah mati maka untuknya apa yang telah dia ushakan dan apa yang kita lakukan untuk kita 2:134,141

Sholat di lakukan selama masih hidup 19:31
Yang musyrik tidak boleh di mintakan ampun 9:113
Yang beriman Allah sudah membeli dengan syurga 9:111

Siapa yang tahu kedudukan orang-2 mati , musyrik atau beriman ? hanya Allah .

Jika dia musyrik ? Allah melarang . jika dia berinman ? Allah sudah menjamin .

Kita sembahyang buat siapa ? dan dasarnya apa ?
Kalau tidak ada keterangannya 17:36
Kalau hanya mengikuti kebanyakan orang 6:116
Kebanyak orang hanya persangkaan saja 10:36

Dan satu lagi sembahyang itu ada ruku? dan sujud . adakah pada sembahyang mait ?
Jika ada yang mati , mandi , kapan , lalu kuburkan hanya itu .

Inilah pilihan saya setelah saya baca artikal-2 di forum ini dan jawapan-2 dari teman-2 saya di Indonesia dan Malaysia sekian .. .terimakasih . :facetongue:
« Last Edit: May 30, 2007, 07:49:43 AM by sayang »

Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #1 on: March 14, 2008, 11:41:34 AM »

Waktu dan Nama Shalat
Awal sekali kita harus tahu kapan waktu-waktu shalat itu. Allah menetapkan ada 3 waktu shalat bagi manusia dalam sehari semalam.

"Dan lakukanlah shalat pada dua tepi siang, dan pada awal malam." (11:114)

Fajar
Tepi siang yang pertama adalah pada awal hari (pagi), Shalat pada waktu ini dinamakan shalat Fajar (24:58).

Di samping ibadah shalat, Allah menyuruh kaum muslim untuk mengkaji Al-Qur'an pada waktu fajar.
"... dan bacaan (qur'an) fajar; sesungguhnya bacaan fajar disaksikan." (17:78)

Wustha
Tepi siang yang kedua adalah pada akhir hari (petang), shalat pada waktu ini dinamakan shalat Wustha (2:238). Kita biasa mengenal waktu ini dengan istilah "maghrib."

"Lakukanlah shalat dari terbenam matahari sampai kegelapan malam..." (17:78)

Isya
Shalat pada awal malam dinamakan shalat Isya (24:58).

Duluki Syamsi
Pada redaksional asli surat 17:78 di atas terdapat frasa "duluki syamsi" yang kemudian diterjemahkan sebagai "terbenam matahari." Pada versi terjemahan yang lain frasa tersebut diartikan "tergelincir matahari."

Apabila kita mengecek kepada kamus ataupun Lexicon, kedua penterjemahan tersebut di atas sama-sama dianggap benar. Namun apabila kita memperhatikan lanjutan frasa tersebut yaitu "sampai kegelapan malam" maka akan diketahui bahwa ayat tersebut sedang berbicara tentang rentang waktu sebuah shalat yang dilakukan menjelang malam.

Waktu menjelang malam ini berkaitan dengan shalat pada tepi hari ke dua (petang) sebagaimana disebutkan surat 11:114, sehingga "duluki syamsi" pada surat 17:78 di atas lebih tepat diartikan sebagai "terbenam matahari."

sholat jumaat atau sholat pada hari berkumpul ?
Pada "hari berkumpul" yang dimaksudkan itu terdapat jual beli, perdagangan atau hiburan. Dewasa ini, di tempat kita, hari tersebut boleh diertikan kepada hari pasar malam, hari pertandingan bola sepak atau permainan lain, hari Fun Fair, hari pertunjukan pentas seperti konsert, dan sebagainya, di mana pada hari mereka dijalankan, manusia akan berkumpul dari petang hingga ke malam. Pada masa itu juga terdapat satu atau dua waktu solat yang wajib dilaksanakan.
Ayat 62:9 mengandungi hanya satu perkataan jum'ati. Perkataan itu juga adalah satu-satunya yang terdapat di dalam seluruh surah tersebut. Ia bermaksud, sama ada Jumaat (seperti yang lazim ditafsirkan) atau berkumpul atau jemaah.
Oleh kerana itu, sekiranya perkataan tersebut diertikan kepada Jumaat maka ia bukan berkumpul atau jemaah. Dan sebaliknya, jika ia diertikan kepada berkumpul atau jemaah pula, maka ia bukan Jumaat.
Bagi kami, frasa solaati min yaumi -ljum'ati bererti seperti berikut:
solaati = solat
min = daripada/pada
yaumi = hari
-ljum'ati = berkumpul
Seperkara lagi yang menarik perhatian ialah dalam ayat 62:11 yang disebut di atas, Nabi didapati bersolat seorang diri:
"Tetapi apabila mereka melihat perdagangan atau hiburan, mereka menyuraikan diri kepadanya, dan mereka meninggalkan kamu berdiri (seorang diri)."
Maka dapat difahamkan lagi iaitu sahabat-sahabat baginda yang bersamanya pada hari itu pun turut menyuraikan diri lalu pergi kepada perdagangan atau hiburan dan meninggalkan baginda berdiri di belakang keseorangan untuk melakukan solat.


Salam,

Fajar dan Isya benar menunjukkan waktu, dan hanya dua kata tersebut yang dihubungkan dengan shalat. Karena itu, Fajar dan Isya merupakan waktu dan sekaligus nama shalat.

Wustha menunjukkan posisi.

Jumaat atau berkumpul menunjukkan keadaan, dan bukan waktu atau nama.

Offline thal14

  • Glamhoth
  • Posts: 14
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #2 on: June 04, 2008, 09:40:57 AM »
Salam.

Saya baru ketemu laman web ini dan baru dalam perbincangan ini, harap saya dapat kongsi bersama dari segi buah fikiran, idea dan juga pandangan dari tuan2.

Saya dapati topik yg di bincangkan amat menarik kerana saya dan rakan2 di sini telah memperbincangkan topik ini dgn pajang lebar. Akan tetapi terdapat beberapa soalan yg timbul dlm perbincangan kami yg tidak terdapat di sini. Izinkan saya menanyakan kpd tuan2.

1) Walaupun solat itu amat penting TETAPI meningati ALLAH TERlebih penting -bukankah begitu jika dipetik dari ayat 29/45 ? Jadinya meningati ALLAH adalah terpenting dan sepanjang masa, berdasarkan ayat 20/14 (dasar solat saya) ?

2) Kenapa manusia nak menentukan batas waktu utk solat kalau waktu itu ALLAH yg menentukan -73/20 ? Jadinya sesuailah dgn ayat 4/103 ?

3) Bagaimana dgn pendangan tuan2 dgn ayat 33/56 ? Apa ertinya selawat ?

4) Bukankah perbicaran tuan2 sebelum ini hanya bermain2 di ayat 22/67 ? Manasiq yg mereka NAK BUAT ?

Salam.

Offline kenny

  • Peredhil
  • ***
  • Posts: 353
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #3 on: June 04, 2008, 04:44:04 PM »
PBBU,
Welcome to the forum,
Boleh aku tanya salat itu sembahyang ke?

Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #4 on: June 06, 2008, 01:46:10 PM »

Saya baru ketemu laman web ini dan baru dalam perbincangan ini, harap saya dapat kongsi bersama dari segi buah fikiran, idea dan juga pandangan dari tuan2.


Salam,

Selamat bergabung, kiranya tukar pendapat di antara kita mendatangkan manfaat.


Quote

Saya dapati topik yg di bincangkan amat menarik kerana saya dan rakan2 di sini telah memperbincangkan topik ini dgn pajang lebar. Akan tetapi terdapat beberapa soalan yg timbul dlm perbincangan kami yg tidak terdapat di sini. Izinkan saya menanyakan kpd tuan2.

1) Walaupun solat itu amat penting TETAPI meningati ALLAH TERlebih penting -bukankah begitu jika dipetik dari ayat 29/45 ? Jadinya meningati ALLAH adalah terpenting dan sepanjang masa, berdasarkan ayat 20/14 (dasar solat saya) ?



29:45. Bacalah apa yang diwahyukan kepada kamu dari al-Kitab, dan dirikanlah shalat; shalat melarang kesumbangan dan mungkar. Peringatan (zikr) Allah adalah lebih besar; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

20:14. Sesungguhnya Akulah Allah; tidak ada Tuhan selain Aku; maka sembahlah Aku, dan dirikanlah shalat untuk mengingat (zikr) Aku.


Dalam 29:45 disebutkan bahwa membaca al-Kitab adalah shalat, dan setelah shalat maka petunjuk yang diperoleh dari membaca al-Kitab diperintahkan agar didirikan atau dilaksanakan. Petunjuk dalam Peringatan (zikr) Allah adalah lebih besar daripada peringatan/petunjuk lainnya.

Dalam 20.14 kembali ditegaskan agar kita mengabdi (bukan menyembah dengan melaksanakan ritual) kepada Allah dengan malaksanakan petunjuk dalam al-Kitab atau mendirikan shalat yang tidak lain adalah melaksanakan peringatan (bukan mengingat - zikr adalah kata benda, bukan kata kerja) Allah.

Quote

2) Kenapa manusia nak menentukan batas waktu utk solat kalau waktu itu ALLAH yg menentukan -73/20 ? Jadinya sesuailah dgn ayat 4/103 ?


73:20. Pemelihara kamu mengetahui bahwa kamu berjaga-jaga hampir dua per tiga malam, atau separuhnya, atau satu per tiganya, dan segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menentukan malam dan siang. Dia mengetahui bahwa kamu tidak akan menjumlahkannya, dan Dia menerima taubat kamu. Maka bacalah dari al-Qur?an semudah yang dapat. Dia mengetahui bahwa antara kamu ada yang sakit, dan yang lain antara kamu berpergian di bumi, mencari pemberian Allah, dan yang lain berperang di jalan Allah. Maka bacalah darinya semudah yang dapat. Dan dirikanlah shalat, dan berikanlah zakat, dan pinjamkanlah kepada Allah satu pinjaman yang baik. Apa saja kebaikan yang kamu dahulukan untuk jiwa kamu, kamu akan mendapatinya di sisi Allah yang lebih baik, dan imbalan yang lebih besar. Dan mintalah ampunan Allah; sesungguhnya Allah Pengampun, Pengasih.

4:103. Apabila kamu telah melaksanakan shalat, ingatlah akan Allah, berdiri, dan duduk, dan di atas lambung kamu. Kemudian, apabila kamu tenteram, dirikanlah shalat; sesungguhnya shalat adalah satu waktu yang dikitabkan/ditentukan bagi orang-orang mukmin.


Setuju, shalat tidak perlu dibatasi waktunya secara ketat, yang penting adalah shalat dengan membaca Al Qur'an untuk memahami petunjuk yang terkandung di dalamnya (73:20). Ayat 4:103 menjelaskan bahwa setelah shalat yaitu membaca Alquran maka petunjuk yang telah dibaca agar diingat-ingat sambil berdiri, duduk dan berdiri untuk selanjutnya dilaksanakan.

Quote

3) Bagaimana dgn pendangan tuan2 dgn ayat 33/56 ? Apa ertinya selawat ?


33:56. Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya memberi dukungan kepada Nabi. Wahai orang-orang yang percaya, dukunglah dia, dan berilah dia penghormatan dengan penghormatan yang sebenar.

Jadi salawat adalah mendukung bukan mendoakan.

Quote

4) Bukankah perbicaran tuan2 sebelum ini hanya bermain2 di ayat 22/67 ? Manasiq yg mereka NAK BUAT ?


22:67. Kami menentukan bagi tiap-tiap umat satu peribadatan yang mereka mengorbankan. Janganlah mereka bertengkar dengan kamu dalam urusan, dan kamu berserulah kepada Pemelihara kamu; sesungguhnya kamu adalah di atas petunjuk yang lurus.

Manasik bukanlah peribadatan, dalam Alquran tidak ada dijelaskan cara peribadatan/ritual, yang berulang dijelaskan adalah pengabdian dengan jalan melaksanakan petunjuk berupa perintah dan larangan.
« Last Edit: June 06, 2008, 02:03:05 PM by Faried »

Offline thal14

  • Glamhoth
  • Posts: 14
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #5 on: June 09, 2008, 11:10:45 AM »
Salam.

29/45 -membaca Al-Quran adalah berbeza dgn shalat kerana mengikut turutan ayat, baca dahulu, kemudian dirikan shalat, yg mana shalat itu BOLEH mencegah FAHISYA dan MUNGKAR. Hasil dari terdirinya shalat akan mencapai peringatan (zikr-petunjuk dlm peringatan). Soalan disini, bagaimana nak "mendirikan shalat" yg sebenarnya mengikut Al-Quran kerana banyak ayat2 yg ada shalat selalunya digandingkan dgn zakat ? Kiranya mengikut kata2 tuan, membaca Al-Quran itu shalat, jadinya mcm mana ?

4/103 -terdapat dua perkataan shalat dlm ayat ini yg diselangi dgn perkataan meningati ALLAH, kalau mengikut ayat, shalat dahulu kemudian meningati ALLAH dan setelah kamu aman, dirikan shalat.  Bolehkah tuan jelaskan bagaimana ertinya ini dari sudut pandangan tuan ?

33/56 -kata dasar bagi selawat di ayat ini ialah SHALAT (kata dasar yg saya dapat dari komputer, CD Al-Quran). Jadi bagaimana satu kata dasar yg sama tetapi berlainan maknanya ? Perhatikan juga ayat 33/43.

22/67 -Saya setuju dgn tuan. Hanya tambahan dari saya ; Peribadatan/ritual tidak ditemui dlm Al-Quran, kenapa masih ada yg mau mengertikan shalat itu ADA IBADATAN/ADA RITUAL walaupun Al-Quran telah dibaca ? Maka bagi saya kiranya ada yg mau mengertikan begitu, terlari ia dari ayat2 ALLAH. Sebab itu saya nyatakan di kiriman yg lalu bahawa topik2 shalat MASIH dibayangi dgn fikiran yg lalu (sebelum baca Al-Quran).

Satu lagi topik yg saling berkait rapat dlm hal ini adalah WHUDUK/AIR SEMBAHYANG, 5/6. Bolehkah tuan jelaskan pandangan tuan dlm perkara ini ? Tentunya kalau ritual tidak disebut dlm Al-Quran, ayat ini bagaimana ?

Salam.

Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #6 on: June 09, 2008, 02:01:38 PM »

29/45 -membaca Al-Quran adalah berbeza dgn shalat kerana mengikut turutan ayat, baca dahulu, kemudian dirikan shalat, yg mana shalat itu BOLEH mencegah FAHISYA dan MUNGKAR. Hasil dari terdirinya shalat akan mencapai peringatan (zikr-petunjuk dlm peringatan). Soalan disini, bagaimana nak "mendirikan shalat" yg sebenarnya mengikut Al-Quran kerana banyak ayat2 yg ada shalat selalunya digandingkan dgn zakat ? Kiranya mengikut kata2 tuan, membaca Al-Quran itu shalat, jadinya mcm mana ?


Piikiran saya adalah shalat dahulu, lalu mendirikan shalat. Dalam ayat 29/45 yang disebutkan adalah membaca apa yang diwahyukan dalam Al Kitaba lalu mendirikan shalat. Artinya shalat disubstitusi dengan membaca, atau dengan kata lain membaca = shalat.

Sekarang kita ikuti petunjuk 29/45. Kitab dalam Alquran kita baca (shalat). Hasilnya adalah perintah dan larangan diketahui. Jika perintah dan larangan yang telah diketahui melalui pembacaan(shalat) didirikan/ditegakkan, maka sungguh fahsya dan mungkar pasti tercegah.

Tentang hubungan shalat dan zakat silakan baca =http://
[/url]

Quote

4/103 -terdapat dua perkataan shalat dlm ayat ini yg diselangi dgn perkataan meningati ALLAH, kalau mengikut ayat, shalat dahulu kemudian meningati ALLAH dan setelah kamu aman, dirikan shalat.  Bolehkah tuan jelaskan bagaimana ertinya ini dari sudut pandangan tuan ?


Allah adalah gaib, sedangkan yang nyata (mubin) adalah Alquran. Setelah shalat/membaca Alquran, maka petunjuk yang telah dipahami perlu diingat dan ketika aman, maka petunjuk yang telah dipahami melalui pembacaan Alquran lalu didirikan/ditegakkan/dilaksanakan.

Quote

33/56 -kata dasar bagi selawat di ayat ini ialah SHALAT (kata dasar yg saya dapat dari komputer, CD Al-Quran). Jadi bagaimana satu kata dasar yg sama tetapi berlainan maknanya ? Perhatikan juga ayat 33/43


Benar, dalam 33/56 teksnya ada salli/sallu yang jika diperiksa dalam kamus artinya adalah dukung. Selawat sendiri sepertinya adalah istilah fiqhi.

Quote

22/67 -Saya setuju dgn tuan. Hanya tambahan dari saya ; Peribadatan/ritual tidak ditemui dlm Al-Quran, kenapa masih ada yg mau mengertikan shalat itu ADA IBADATAN/ADA RITUAL walaupun Al-Quran telah dibaca ? Maka bagi saya kiranya ada yg mau mengertikan begitu, terlari ia dari ayat2 ALLAH. Sebab itu saya nyatakan di kiriman yg lalu bahawa topik2 shalat MASIH dibayangi dgn fikiran yg lalu (sebelum baca Al-Quran).


Berbagai pemahaman tentang shalat dimuat dalam situs ini, dan keputusan dikembalikan kepada pembaca.

Quote

Satu lagi topik yg saling berkait rapat dlm hal ini adalah WHUDUK/AIR SEMBAHYANG, 5/6. Bolehkah tuan jelaskan pandangan tuan dlm perkara ini ? Tentunya kalau ritual tidak disebut dlm Al-Quran, ayat ini bagaimana ?



Tentang whuduk cukup banyak dibahas dalam situs ini, silakan dicari. Satu di antaranya dapat dibaca pada [url=http://
]
[/url]

Saya rikuh sendiri dipanggil tuan. Kata tersebut hampir tidak digunakan dalam percakapan di Indonesia, karena terlalu formal. Biasanya digunakan Anda, Saudara dan semacamnya.

Salam.
« Last Edit: June 09, 2008, 02:26:11 PM by Faried »

Offline thal14

  • Glamhoth
  • Posts: 14
    • View Profile
dan
« Reply #7 on: June 09, 2008, 03:25:56 PM »
Salam.

Maafkan saya kiranya tulisan atau perkataan saya ada yg mengganggu mana2 pihak.

Kpd saudara KENNY, maaf, saya tertinggal menjawab soalan anda. Bagi saya :

(i) Shalat= Perkataan yg terdapat dlm AQ yg mana MAKNA perkataan ini dapat difahami dlm AQ itu sendiri tanpa perlu yg lain utk menerangkannya (HANYA AHSANAL HADIS). AQ 20/14

(ii) Sembahyang= Perkataan yg terbit dari kefahaman orang2 tertentu dgn MAKNA yg telah dihurai dan diterangkan oleh kaedah orang tersebut (kefahaman yg bercampur antara LAHUWAL HADIS dan AHSANAL HADIS). AQ 22/67

Harap saya telah menjawab soalan anda.

Suka saya membawa kpd saudara ayat2 AQ; 13/21 dan 13/25 yg mana terdapat perkataan shalat di situ.
Benar kita perlu kpd terjemahan org2 tertentu kerana kita tidak pandai berbahasa ARAB. Atau juga kamus utk memahami sesuatu perkataan tetapi yg panduan dari ALLAH AQ 17/36 menjadi dasarnya.
Akan tetapi yg perlu diingatkan, utk memahami BOLEH tetapi MEMPERCAYAI tidak !

Selalu terkeluar soalan atau kenyataan ini -terpulang kpd pemahaman anda, "kata temu"nya tidak kita temui, kenapa ya ? Kita baca satu kitab yg sama PENGARANGNYA tetapi tidak sama kefahaman asas ISInya, ini selalu berlaku di sini, kenapa ya ? Dari pengalaman dan kefahaman saya, timbulnya kata2 ini kerana kita tidak memBACA dgn SEBENAR2 BACAAN AQ 2/121. Adakah kita membuat cara kita sendiri utk memahami AQ atau telah ada caranya yg terSENDIRI dlm AQ itu utk kita ikuti, maka dgn itu fahaman asas kita tetap sama ?

Saya sebenarnya telah memasuki topik yg lain di sini, tetapi bagi saya ianya tetap ada kaitan dgn  topik ini. Banyak yg saya temui, apabila ditanya KENAPA KAMU BACA AL-QURAN ? Jawabnya................sepi............. ??? :facewassat: ???
Bukankah di AQ 2/138, ALLAH telah bertanya kpd kita (utk yg baca AQ) ?

Sekian dahulu dari saya,

Salam. 
 

 

 

Offline kenny

  • Peredhil
  • ***
  • Posts: 353
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #8 on: June 09, 2008, 04:01:44 PM »
PPBU,
Tks kerana respon-nya, aku berpendapat jika masih guna word
arab salat mesej sebenar tidak akan sampai kerana umum masih
anggap "salat" = sembahyang.
« Last Edit: June 09, 2008, 04:03:38 PM by kenny »

Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: dan
« Reply #9 on: June 11, 2008, 07:56:24 AM »

Suka saya membawa kpd saudara ayat2 AQ; 13/21 dan 13/25 yg mana terdapat perkataan shalat di situ.


Tadi malam saya membaca ayat Alquran yang Anda rujuk, kiranya berkenan menjelaskan makna kata sala dalam 13/21 dan 13/25. Soalnya kata tersebut dalam Terjemahan Departemen Agama RI tidak diartikan sebagai shalat.

Quote

Benar kita perlu kpd terjemahan org2 tertentu kerana kita tidak pandai berbahasa ARAB. Atau juga kamus utk memahami sesuatu perkataan tetapi yg panduan dari ALLAH AQ 17/36 menjadi dasarnya.


Seharusnya demikian.


Quote

Selalu terkeluar soalan atau kenyataan ini -terpulang kpd pemahaman anda, "kata temu"nya tidak kita temui, kenapa ya ? Kita baca satu kitab yg sama PENGARANGNYA tetapi tidak sama kefahaman asas ISInya, ini selalu berlaku di sini, kenapa ya ? Dari pengalaman dan kefahaman saya, timbulnya kata2 ini kerana kita tidak memBACA dgn SEBENAR2 BACAAN AQ 2/121. Adakah kita membuat cara kita sendiri utk memahami AQ atau telah ada caranya yg terSENDIRI dlm AQ itu utk kita ikuti, maka dgn itu fahaman asas kita tetap sama ?


2:121. Orang-orang yang kepada mereka Kami berikan al-Kitab membacanya dengan bacaannya yang benar, mereka mengimaninya; dan barang siapa yang tidak percaya kepadanya, merekalah orang-orang yang rugi.

Ada beberapa petunjuk Alquran tentang cara membaca Alquran.
Baca dengan tartil.
Baca perlahan-lahan.
Sebaiknya dilakukan di malam hari.
Mohon perlindungan kepada Allah setelah membaca Alquran.

Mungkin ada lagi hal lainnya? Kiranya dapat dilengkapi.

Quote

Saya sebenarnya telah memasuki topik yg lain di sini, tetapi bagi saya ianya tetap ada kaitan dgn  topik ini. Banyak yg saya temui, apabila ditanya KENAPA KAMU BACA AL-QURAN ? Jawabnya................sepi............. ??? :facewassat: ???
Bukankah di AQ 2/138, ALLAH telah bertanya kpd kita (utk yg baca AQ) ?


Seharusnya, apapun yang dibaca tujuannya adalah sama, yaitu untuk mendapatkan pemahaman atas apa yang dibaca. Ironisnya, umat diajari agar membaca Alquran untuk mendapatkan pahala, bukan agar mengerti petunjuk yang terkandung di dalamnya. Bagi saya, pahala tergantung dari seberapa besar kebajikan yang dihasilkan melalui pelaksanaan petunjuk yang dipahami dari hasil membaca Alquran.

Salam. 
 

 

 

Offline thal14

  • Glamhoth
  • Posts: 14
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #10 on: June 11, 2008, 11:29:42 AM »
Tadi malam saya membaca ayat Alquran yang Anda rujuk, kiranya berkenan menjelaskan makna kata sala dalam 13/21 dan 13/25. Soalnya kata tersebut dalam Terjemahan Departemen Agama RI tidak diartikan sebagai shalat.

Maka di sini maksud saya, kita membaca dan cuba memahami ayat2 AQ dgn cara mana ? Apa terjemahan perkataan shalat dlm dua ayat tersebut mengikut Terjemahan Dpt A RI ? Dlm terjemahan Bahasa Malaysia diterjemahkan sebagai "HUBUNG".

AQ 2/106 -"Tiada yg KAMI hapuskan dari ayat atau dijadikan lupa melainkan KAMI datangkan yg lebih baik atau yg sama. Tidakkah kamu tahu sesungguhnya ALLAH berkuasa atas segala sesuatu?"

Mengikut ayat ini, ayat2 AQ semuanya ada berhubungkait mengikut satu kaedah yg TELAH ditetapkan dlm AQ iaitu yg sama mutunya atau yg lebih baik, AYAT MENJELASKAN AYAT. Akan tetapi apa dasar ayat2 ini gabungkan ? Tentunya perkataan yg sama dlm B. ARAB, bolehlah kita gabungkan dia utk mencapai kefahaman yg sebenar.

AQ3/7    -..................ayat MUHKAMAT, dan ayat MUTASHABIHAT..............................
AQ39/23 -..................ayat MUTASHABIHAT hendaklah di MASANI (hubungkan)..............
AQ3/64  -Wahai ahli kitab,marilah kita kpd SATU KALIMAH antara aku dan kamu iaitu kita mengabdikan diri krd ALLAH tanpa menyekutukannya dan tiada tuhan melainkan ALLAH. Jika mereka berpaling katakan "Saksikanlah bahawa kami org2 MUSLIM".
AQ16/101 -Jika kamu datangkan satu ayat dgn satu ayat,ALLAH tahu benar apa yg IA telah turunkan, mereka berkata "Kamu pendusta", kebanyakkan mereka tidak tahu.

Bukankah nampak disini yg kitab ALLAH, AQ hanya dapat diterjemahkan dgn cara yg LEBIH TEPAT lagi BETUL mengunakan kaedah "ayat menjelaskan ayat (digabungkan)" TANPA campurtangan org lain utk memahaminya. Jadinya kefahaman yg mantap boleh diperolehi  dari cara bacaan ini sahaja.

AQ33/56 -...............ALLAH YUSALLUNA A'LAN NABI........A'MANU SALLU........................(kata dasar di sini adalah sama iaitu sod-lam-wau. Jadi kalau digabungkan kesemua ayat2 diatas maka bolehlah kita MEMAHAMI apa hendaknya ALLAH di sini !)

 Mohon perlindungan kepada Allah setelah membaca Alquran.

Saya setuju semua yg diatas tetapi jika digabungkan kesemua ayat akan membawa satu maksud yg mantap lagi mendalam.
Sebenarnya ALLAH menyuruh kita memohon perlindungan kpdNYA ketika dari MULA hendak membaca AQ.

Sekian.

Offline kenny

  • Peredhil
  • ***
  • Posts: 353
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #11 on: June 11, 2008, 12:58:20 PM »
Quote
AQ 2/106 -"Tiada yg KAMI hapuskan dari ayat atau dijadikan lupa melainkan KAMI datangkan yg lebih baik atau yg sama. Tidakkah kamu tahu sesungguhnya ALLAH berkuasa atas segala sesuatu?"
PBBU,
Boleh aku tahu ayat mana yang di hapuskan?

Offline thal14

  • Glamhoth
  • Posts: 14
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #12 on: June 11, 2008, 03:00:39 PM »
Salam.

Boleh aku tahu ayat mana yang di hapuskan?

Maksudnya ayat AQ2/106 seperti yg saya terjemahkan bermaksud ; TIADA satu pun ayat yg dihapuskan atau dijadikan lupa................................................................

Dlm terjemahan yg biasa dibaca, diterjemahkan ; Apa2 ayat yg KAMI hapuskan atau KAMI jadikan manusia lupa, KAMI datangkan yg lebih baik atau sama mutunya.......................................
Kalau mengikut fahaman lama ; ada ayat yg dihapuskan. Seperti contoh kata mereka; mula2 dahulu ada sahabat nabi yg sembahyang setelah mereka meminun arak. Maka turunlah ayat AQ4/43 menghapuskan/membatalkan/menghalangi perbuatan mereka itu.

Tetapi apa yg hendak saya sampaikan adalah ayat2 ALLAH saling lengkap melengkapi (berganding) antara satu dgn yg lain. Tiada penghapusan ayat atau ayat itu berdiri dgn satu ayat sahaja dgn sendirinya. Sebagai contoh, apakah benar kiranya di AQ29/45, mula ayatnya menyuruh kita membaca AQ, kemudian, dirikan shalat diertikan membaca AQ ?

Maafkan saya kalau gaya bahasa yg digunakan berbeza dari gaya bahasa Indonesia.

Sekian.

Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #13 on: June 12, 2008, 01:13:42 PM »

Tetapi apa yg hendak saya sampaikan adalah ayat2 ALLAH saling lengkap melengkapi (berganding) antara satu dgn yg lain. Tiada penghapusan ayat atau ayat itu berdiri dgn satu ayat sahaja dgn sendirinya. Sebagai contoh, apakah benar kiranya di AQ29/45, mula ayatnya menyuruh kita membaca AQ, kemudian, dirikan shalat diertikan membaca AQ ?


Saya tidak menulis bahwa:

dirikan shalat diertikan membaca AQ.

Yang saya tulis adalah:
 
Piikiran saya adalah shalat dahulu, lalu mendirikan shalat. Dalam ayat 29/45 yang disebutkan adalah membaca apa yang diwahyukan dalam Al Kitab lalu mendirikan shalat. Artinya shalat disubstitusi dengan membaca, atau dengan kata lain membaca = shalat.

Hal tersebut didasarkan:

Hai orang-orang yang mengaku beriman, janganlah kamu mendekati shalat sedang kamu seperti orang mabuk, hingga kamu pahami apa yang kamu ucapkan. ??. (QS 4.43).

Berdasarkan ayat tersebut jelas bahwa esensi shalat adalah mendapatkan pemahaman, yaitu sama dengan esensi membaca yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman. Karena itu saya berpendapat bahwa membaca = shalat.

Salam.


Offline Faried

  • Mith'quessir
  • *****
  • Posts: 1173
    • View Profile
Re: waktu dan nama sholat
« Reply #14 on: June 12, 2008, 01:41:21 PM »

 Mohon perlindungan kepada Allah setelah membaca Alquran.

Saya setuju semua yg diatas tetapi jika digabungkan kesemua ayat akan membawa satu maksud yg mantap lagi mendalam.
Sebenarnya ALLAH menyuruh kita memohon perlindungan kpdNYA ketika dari MULA hendak membaca AQ.


Hemat saya perlindungan dimohonkan setelah membaca Alquran, sedangkan menurut Anda dimohonkan menjelang membaca Alquran.

Ini topik yang menarik, tetapi sebaiknya kita buka topik baru dan lanjutkan diskusi di ]
[/url]   
« Last Edit: June 12, 2008, 02:03:49 PM by Faried »