Salaam semua,
Semakin saya pelajari maka saya semakin tidak mengerti apa tujuan puasa (dalam artian menahan lapar dan haus dari fajar sampai isya) sebenarnya?
Dan apa manfaatnya tentu saja.
Saya juga bingung mencari pembenaran pemahaman "tahan lapar dan haus" itu harus bagaimana lagi. Karena bagi saya tidak ada bukti yang kuat mengenai tujuan menahan lapar dan haus. Apabila alasannya adalah menjadi orang yang "lebih baik" maka dari perintah shalat dan zakat juga menyuruh seperti itu, tidak perlu lapar dan haus dahulu.
terus terang aja puasa itu bikin lemes, bikin gw gak konsen kerja, bikin ngantuk,darah mengental karena dehidrasi, efek paling parah akibat kekurangan air adalah tubuh kita menyerap air dari bagian tubuh yg lain seperti otak!
jadi Allah ngasih solusi, yaitu menebus memberi makan orang miskin, dan yang paling oks, ngasih makan orang miskin merupakan ciri orang bertakwa.
Kalo menurut pemahaman saya yang masih usang, tujuan puasa adalah "la`allakum tattaquun" yaitu agar kalian bertaqwa.
Tapi jika dihubungkan "dengan definisi taqwa sementara" .. saya juga jadi bingung... apa hubungannya lapar dan haus dengan ketakwaan ?
Justru lapar dan haus itu berhubungan erat dengan kriminalitas bukan dengan ketakwaan.
hubungannya ya itu tadi, dengan menebus maka kita telah berusaha menjadi orang bertakwa